šŸ† Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Koran Kompas 2020

MenurutWahyudi (2003) analisis terhadap fungsi media pembelajaran ini lebih di fokuskan pada dua hal, yaitu analisis fungsi yang di dasarkan pada medianya dan di dasarkan pada penggunaannya. Analisis fungsi yang di dasarkan pada media terdapat tiga fungsi media pembelajaran, yakni. 1. Media pembelajaran berfungsi sebagai sumber belajar, 2 Penulis Ainal Mardhiah Universitas Bina Bangsa Getsempena Hendra Kasmi Universitas Bina Bangsa Getsempena Teuku Mahmud Universitas Bina Bangsa Getsempena Kata Kunci Analisis, artikel, jurnalisme, serambi. Abstrak AbstractLanguage as a means of communication can be divided into two types, namely spoken language and written language. Written and spoken language have certain criteria in their use. Writtenlanguage is used in communication indirectly. Meanwhile, spoken language is used in direct communication. Some examples of the use of written language can be found in books, scientific papers, tabloids, articles, newspapers, magazines and so on. Writings or articles in the mass media are also not free from language errors, one of which is the citizen journalism article in the Serambi Indonesia newspaper. Based on this, the formulation of the problem to be raised is how is the language error in citizen journalism articles in the Serambi Indonesia newspaper? The purpose of this study is to describe and find out the forms of language errors contained in citizen journalism articles in Serambi Indonesia newspapers. Sources of data in this study are 10 articles of citizen journalism in Serambi Indonesia newspaper in 2020. The data selected is any data that has language errors. The approach and method used in this research are qualitative approaches and descriptive methods to describe the facts which are then followed by analysis. The results showed that there were approximately 82 forms of language errors in citizen journalism articles in Serambi Indonesia newspapers. The forms of language errors are 1 language errors in spelling, 2 language errors in words, 3 language errors in sentences, 4 language errors in paragraphs, and 5 language errors in diction. Based on the results of the study, it can be concluded that language errors in citizen journalism articles in Serambi newspaper still have many errors in terms of spelling, words, sentences, paragraphs and diction. Suggestions from researchers are expected to the public to continue to study and explore about these language errors so as not to cause errors in writing. AbstrakBahasa sebagai sarana komunikasi dibedakan menjadi dua jenis yaitu bahasa lisan dan bahasa tulis. Bahasa tulis dan bahasa lisan mempunyai kriteria tertentu dalam penggunaannya. Bahasa tulis digunakan dalam komunikasi secara tidak langsung. Sedangkan bahasa lisan digunakan dalam komunikasi langsung. Beberapa contoh penggunaan bahasa tulis dapat ditemukan dalam buku, karya ilmiah, tabloid, artikel, surat kabar, majalah dan lain sebagainya. Tulisan atau artikel di media massa juga tidak luput dari kesalahan bahasa salah satunya pada artikel jurnalisme warga di koran serambi Indonesia. Berdasarkan hal tersebut maka rumusan masalah yang akan diangkat adalah bagaimanakah kesalahan bahasa pada artikel jurnalisme warga di koran serambi Indonesia? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengetahui bentuk-bentuk kesalahan bahasa yang terdapat dalam artikel jurnalisme warga di koran serambi Indonesia. Sumber data dalam penelitian ini adalah artikel jurnalisme warga di koran serambi Indonesia sebanyak 10 artikel yang terkait pada tahun 2020. Data yang dipilih adalah setiap data yang mengalami kesalahan bahasa. Pendekatan dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan metode deskritif untuk mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat lebih kurang 82 bentuk kesalahan bahasa di dalam artikel jurnalisme warga di koran serambi Indonesia. Bentuk-bentuk kesalahan bahasa terdapat pada 1 kesalahan bahasa pada ejaan, 2 kesalahan bahasa pada kata, 3 kesalahan bahasa pada kalimat, 4 kesalahan bahasa pada paragraf, dan 5 kesalahan bahasa pada diksi. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesalahan bahasa di dalam artikel Jurnalisme warga di koran serambi masih banyak terjadi kesalahan dari segi ejaaan, kata, kalimat, paragraf dan diksi. Saran dari peneliti diharapkan kepada masyarakat agar terus mempelajari dan mendalami tentang kesalahan bahasa tersebut supaya tidak menimbulkan kesalahan dalam menulis. PDF Terbitan Bagian Pendidikan Bahasa Indonesia
perpustakaanugm, i-lib (2010) kesalahan berbahasa sunda pada siswa dwibahasawan di sltp taruna bakti ban dung. jurnal i-lib ugm. perpustakaan ugm, i-lib (2010) kinetic investigationof propane disappearance and propene formation in propane oxidationon dilutedand leached movtenb catalyst. jurnal i-lib ugm.
0% found this document useful 2 votes4K views9 pagesDescriptionMenganalisa kesalahan pada koran harian Kompas, baik dari segi ejaan, morfologi, semantik, dan sintaksisCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 2 votes4K views9 pagesAnalisis Kesalahan Berbahasa Pada Berita Dalam Media Surat Kabar KompasDescriptionMenganalisa kesalahan pada koran harian Kompas, baik dari segi ejaan, morfologi, semantik, dan sintaksisFull descriptionJump to Page You are on page 1of 9 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 8 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
padabagian tersebut adalah dari ide, argumen, dan atau analisa orang lain. 3. Membantu pembaca yang ingin tahu lebih dalam mengenai sumber kutipan Salah satu manfaat dari menuliskan sumber kutipan dan daftar pustaka secara lengkap adalah membantu pembaca yang ingin mengetahui lebih dalam tentang kutipan tersebut. Kadang-kadang
Penyunting memiliki tugas menyiapkan naskah siap cetak atau terbit dengan memperhatikan segi sitematika penyajian, isi, dan bahasa baik dari segi ejaan, diksi, dan struktur kalimat. Tujuan penelitian ini adalah 1 untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam berita online koran Solopos; 2 untuk memberikan perbaikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam berita online koran Solopos. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak untuk memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa dan teknik catat untuk mencatat kata atau kalimat untuk dianalisis. Hasil analisis mengenai analisis kesalahan berbahasa pada berita Solopos edisi 4 Desember 2019 dapat disimpulkan bahwa terdapat bentuk kesalahan berbahasa pada bidang ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik. Hasil penelitian ini yaitu pertama, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ā€œSolo Kembali Gagal Masuk Daftar Jaringan Kota Kreatif UNESCOā€œ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi satu kesalahan, semantik dua kesalahan, dan sintaksis lima kesalahan. Kedua, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ā€œHarga Cabe Jaga Jateng Inflasi di Bawah 3%ā€œ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak lima kesalahan dan semantik sebanyak dua kesalahan. Ketiga, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ā€œTenang! Tiket KA Solo–Jakarta Saat Natal & Tahun Baru Masih Tersediaā€œ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak tujuh kesalahan, semantik satu kesalahan, dan sintaksis tiga kesalahan. To read the file of this research, you can request a copy directly from the has not been able to resolve any citations for this has not been able to resolve any references for this publication. 2020) analisis kepuasan konsumen miniso di bintaro jaya xchange, pengaruh terpaan bahasa slang di media sosial terhadap perilaku imitasi berbahasa strategi marketing communication harian kompas usai peristiwa lorem ipsum (kesalahan cetak) studi pada harian kompas edisi rabu, 10 juli 2019.

Keywords Language Errors, Morphology, and Newspapers Abstract The issue to be addressed in this study is the investigation of morphological language errors in the November-December 2021 edition of Language errors are common in situations or professions that need consistency in language standards, particularly language usage, which prioritizes things other than communication as the end consequence of language practices. Morphology is the development of words according to their shape and meaning in expressions. According to the Great Indonesian Dictionary, newspapers are sheets of paper on which news organized into columns is printed daily or regularly. This research information comes from the newspaper The data collection methods for this study are a collecting the November-December 2021 edition of the newspaper, and b reading the November-December 2021 edition of the newspaper. The study found 81 data from 31 news articles. The investigation of language errors in morphology covers affix selection errors, word repetition errors, compound word compile errors, and word choice errors. This study concludes that word choice errors are more frequently reported. Downloads Download data is not yet available. References Ahmadi, R. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta Ar Ruz Media. Alfin, J. 2018. Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia. Surabaya LKIS. Alwi, dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Edisi Ketiga. Jakarta Balai Pustaka. Alwi, H. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Depdiknas Edisi Ketiga. Jakarta Balai Pustaka. Arifin, Z. J. 2007. Morfologi Bentuk, Makna, dan Fungsi. Jakarta PT Grasindo. Arifin, Z. J. 2013. Morfologi Bentuk, Makna, dan Fungsi. Jakarta PT Grasindo. Cangara, H. 2010. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta Rajawali Pers. Chaer, A. 2007. Linguistik Umum. Jakarta Rineka Cipta. Chaer, A. 2008. Morfologi Bahasa Indonesia Pendekatan Proses. Jakarta Rineka Cipta. Chaer, A. 2015. Morfologi Bahasa Indonesia. Jakarta PT. Rineka Cipta. Kridalaksana, H. 2008. Kamus Linguistik. Jakarta PT Gramedia Pustaka Utama. Mahi, M. H. 2018. Jurnalistik Literary Journalism. Jakarta Prenademedia Group. Moleong, L. 2013. Metotologi Penelitian Kualitatif. Bandung PT Remaja Rosdakarya. Mubarak, Z. H. 2019. Bentuk dan Fungsi Kategori Fatis dalam Bahasa Melayu. Jurnal IdeBahasa. 11 51-64. Link https// Muhammad. 2014. Metode Penelitian Bahasa. Yogjakarta Ar Ruz Media. Mulyana. 2007. Ilmu Komunikasi suatu Pengantar. Bandung Remaja Rosdakarya. Mustakim. 2016. Bentuk dan Pilihan Kata. Jakarta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Nasir, M. 2005. Metode Penelitian. Bogor Ghalia Indonesia. Prastowo, Andi. 2014. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta Ar Ruz Media. Putrayasa. 2008. Analisis Kalimat Fungsi, Kategori, dan Peran. Bandung Refika Aditama. Rohmadi, dkk. 2009. Morfologi, Telaah Morfem dan Kata. Surakarta Yuma Pustaka. Setyawati, N. 2013. Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Teori dan Praktik. Surakarta Yuma Pustaka. Siregar, A. 2004. Bagaimana Meliput dan Menulis Berita untuk Media Massa. Yogyakarta Kanisius. Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kualitatif. Kualitatif dan R dan D. Bandung Alfabeta. Tarigan, H. G. D. T. 2011. Pengajaran Analisis Kesalahan Berbahasa. Bandung Angkasa. Zakiyah, S. N., Machdalena, S., & Fachrullah, T. A. 2020. Korespondensi Fonemis Bahasa Sunda Dan Bahasa Jawa. IdeBahasa, 22, 121-132. PDF How to Cite Halid, E. 2022. ANALISIS KESALAHAN BAHASA DALAM BIDANG MORFOLOGI PADA SURAT KABAR EDISI NOVEMBER-DESEMBER 2021. IdeBahasa, 41, 39-52. Section Jurnal Ide Bahasa Vol. 4 No. 1 Juni 2022

AnalisisIsi Pemberitaan Korupsi di HU Kompas dan Pikiran Rakyat Penelitian Nasional, Menulis Artikel di Koran Lokal maret 2016, Artikel Opini Pada Media Massa Lokal (Penulis Utama), 2020; Analisis framing pemberitaan pembatasan 17 lagu berbahasa Inggris pada portal berita online Tribun Jabar dan Pikiran Rakyat Tujuan peneliti melakukan analisis ini yaitu 1 untuk mendeskripsikan kesalahan-kesalahan berbahasa baik itu dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik dalam media surat kabar 2 untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan berbahasa yang ada dalam media surat kabar baik itu kesalahan dari segi ejaan, morfologi, sintaksis , dan semantik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sedakan teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak untuk memperoleh data dan teknik catat untuk mencatat kata-kata atau kalimat yang termasuk kedalam kesalahan berbahasa dan untuk memudahkan kita dalam menganalisis kesalahan tersebut. Dalam penelitian ini, terdapat beberapa kesalahan berbahasa dalam berita ā€œKedapatan Simpan Ekstasi di Dalam Mobil, Seorang Oknum Polisi di Sumsel Ditahanā€ penulis Kontributor PalembangAji YK Putra dan Editor I Kadek Wira Aditya edisi April 2022. Kesalahan-kesalahan tersebut bukan hanya ksalahan dalam segi ejaan saja namun juga kesalahan dalam bidang fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. To read the full-text of this research, you can request a copy directly from the has not been able to resolve any citations for this publication. Khairun NisaTujuan penelitian ini adalah 1 untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam surat kabar Sinar Indonesia Baru; 2 untuk memberikan perbaikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam berita Sinar Indonesia Baru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak untuk memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa dan teknik catat untuk mencatat kata atau kalimat untuk dianalisis. Hasil analisis mengenai analisis kesalahan berbahasa pada berita Sinar Indonesia Baru SIB edisi Desember 2017 dapat disimpulkan bahwa terdapat bentuk kesalahan berbahasa pada bidang ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik. Hasil penelitian ini yaitu pertama, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ā€œ4 Rumah Terbakar di Jalan Jermal VI Medan Denaiā€œ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi enam kesalahan, semantik dua kesalahan dan sintaksis satu kesalahan. Kedua, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ā€œSekitar 300 Warga Asal Palas Terdeteksi Mengidap HIV Aidsā€œ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak satu kesalahan, bidang morfologi dua kesalahan , semantik satu kesalahan , dan sintaksis tiga kesalahan. Ketiga, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ā€œWarga Secanggang Kecewa Proyek Air Bersih Dikutip Biaya Rp 100 PerKKā€œ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi tiga kesalahan, dan sintaksis dua Berbahasa Teori dan AplikasiSyamsul Daftar Pustaka GufronDAFTAR PUSTAKA Gufron,Syamsul.2015.Kesalahan Berbahasa Teori dan Penelitian Bahasa Tahapan StrategiMahsunMahsun. 2005. Metode Penelitian Bahasa Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta Rajawali Pers
Analisispertumbuhan jumlah angkatan kerja, kesempatan kerja, dan kebutuhan lapangan kerja di Kabupaten Pasuruan tahun 2016-2020 / Wisnu Khijir Ismail. Rs 331.1 ISM a. Author: Ismail, Wisnu Khijir . Publisher: Year: 2016. Perencanaan sistem pendingin udara (AC) pada kendaraan panser V-150 commando / oleh Ponco Srihartono. Rp 629.2772 SRI p. Author

Tujuan penelitian ini adalah 1 untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam surat kabar Sinar Indonesia Baru; 2 untuk memberikan perbaikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam berita Sinar Indonesia Baru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak untuk memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa dan teknik catat untuk mencatat kata atau kalimat untuk dianalisis. Hasil analisis mengenai analisis kesalahan berbahasa pada berita Sinar Indonesia Baru SIB edisi Desember 2017 dapat disimpulkan bahwa terdapat bentuk kesalahan berbahasa pada bidang ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik. Hasil penelitian ini yaitu pertama, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ā€œ4 Rumah Terbakar di Jalan Jermal VI Medan Denaiā€œ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi enam kesalahan, semantik dua kesalahan dan sintaksis satu kesalahan. Kedua, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ā€œSekitar 300 Warga Asal Palas Terdeteksi Mengidap HIV Aidsā€œ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak satu kesalahan, bidang morfologi dua kesalahan , semantik satu kesalahan , dan sintaksis tiga kesalahan. Ketiga, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ā€œWarga Secanggang Kecewa Proyek Air Bersih Dikutip Biaya Rp 100 PerKKā€œ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi tiga kesalahan, dan sintaksis dua kesalahan. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free 218 Khairun Nisa, Analisis Kesalahan Berbahasa Listini, Pengaruh Media Artikel Available online at ISSN 2549–5305 print, ISSN 2579–7379 online ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA BERITA DALAM MEDIA SURAT KABAR SINAR INDONESIA BARU Khairun Nisa Universitas Asahan nisakhairun2206 Diterima15 Agustus Disetujui2 Oktober 2018 Diterbitkan 5 Oktober 2018 Abstrak Tujuan penelitian ini adalah 1 untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam surat kabar Sinar Indonesia Baru; 2 untuk memberikan perbaikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam berita Sinar Indonesia Baru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak untuk memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa dan teknik catat untuk mencatat kata atau kalimat untuk dianalisis. Hasil analisis mengenai analisis kesalahan berbahasa pada berita Sinar Indonesia Baru SIB edisi Desember 2017 dapat disimpulkan bahwa terdapat bentuk kesalahan berbahasa pada bidang ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik. Hasil penelitian ini yaitu pertama, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ā€œ4 Rumah Terbakar di Jalan Jermal VI Medan Denaiā€œ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi enam kesalahan, semantik dua kesalahan dan sintaksis satu kesalahan. Kedua, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ā€œSekitar 300 Warga Asal Palas Terdeteksi Mengidap HIV Aidsā€œ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak satu kesalahan, bidang morfologi dua kesalahan , semantik satu kesalahan , dan sintaksis tiga kesalahan. Ketiga, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ā€œWarga Secanggang Kecewa Proyek Air Bersih Dikutip Biaya Rp 100 PerKKā€œ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi tiga kesalahan, dan sintaksis dua kesalahan. . Kata kunci kesalahan berbahasa, berita, sinar Indonesia baru Abstract The purpose of this study is 1 to describe the errors in terms of spelling, morphology, syntax, and semantics that exist in the Sinar Indonesia Baru newspaper; 2 to provide improvements in the spelling, morphology, syntax, and semantics contained in the news of Sinar Indonesia Baru. This research is descriptive qualitative research. The data technique used is a referring technique to obtain data by listening to language and techniques for recording words or sentences for analysis. The results of the analysis of the error analysis on the December 2017 issue of Sinar Indonesia Baru SIB can be concluded, namely finding forms of error in the spelling, morphology, syntax, and semantic fields. The results of this study are first, the form of errors found in the news "4 Rumah Terbakar di Jalan Jermal VI Medan Denai " in the field of errors in the spelling of two two errors, the morphology field of six errors, semantic errors and syntax of one error. Second, the form of errors found in the news "Sekitar 300 Warga Asal Palas Terdeteksi Mengidap HIV Aids" in many mistakes in the field of spelling as much as one mistake, the field of morphology of two errors, semantics of one mistake, and syntax of three errors. Third, the form of errors found in the news " Warga Secanggang Kecewa Proyek Air Bersih Dikutip Biaya Rp 100 PerKK" in the field of errors in the spelling field, two errors, the morphology of three mistakes, and the syntax of two errors. Keywords errors, news, sinar indonesia baru Ā©Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UM Palembang Jurnal Bindo Sastra 2 2 2018 218–224 219 Available online at ISSN 2549–5305 print, ISSN 2579–7379 online Pendahuluan Bahasa merupakan salah satu aspek terpenting dalam kegiatan berkomunikasi. Manusia berkomunikasi dengan berbagai media. Salah satu media yang digunakan untuk berkomunikasi adalah media massa cetak seperti surat kabar atau koran. Surat kabar memiliki ciri khas, yaitu menggunakan bahasa yang lugas dan sistematika penulisan yang berpedoman kepada Ejaan Bahasa Indonesia. Tujuannya adalah agar memberikan pengetahuan kepada pembaca penulisan yang baik dan yang benar. Akan tetapi banyak surat kabar yang melakukan kesalahan penulisan, tidak hanya dari segi penulisan ejaan, tetapi juga kesalahan dari segi morfologi, sintaksis, dan semantik. Kesalahan ejaan sering jumpai sampai sekarang adalah penulisan di, partikel pun, penulisan kata gabung, penulisan kata ulang, pemakaian huruf besar atau huruf kapital, dan pemakaian tanda titik. Selanjutnya, kesalahan yang sering terjadi pada tataran morfologi dapat dilihat dari proses pembubuhan afiks, pemajemukan kata dasar sehingga menjadi arti baru serta pengulangan-pengulangan kata yang tidak perlu. Sedangkan, kesalahan pada tataran sintaksis berhubungan dengan makna yang juga harus disesuaikan serta semantik mengkaji kesalahan dalam kalimat yang telah dipakai dalam surat kabar. Surat kabar merupakan salah satu media yang membantu pembelajaran bahasa Indonesia kepada masyarakat. Tata penulisan bahasa Indonesia yang baik sebenarnya sangat dibutuhkan seperti halnya pada penggunaan kaidah-kaidah bahasa, penulisan tanda baca, pemilihan kata, penulisan unsur serapan dan lain-lain. Surat kabar yang menggunakan bahasa yang baik dan benar secara tidak langsung telah bertindak langsung sebagai pembina bahasa bagi generasi yang lebih muda dan pembaca-pembacanya. Cintailah bahasa Nasional kita dengan bukti yang konkret, yaitu penggunaannya yang baik dan benar. Oleh karena itu, berdasarkan uraian-uraian di atas, penulis ingin melihat secara lebih rinci bagaimana kesalahan bahasa yang terjadi pada media massa. Beberapa berita yang terdapat dalam surat kabar terdiri dari banyak kata dan terkadang ada kesalahan dalam ejaan, morfologi, sintaksis dan semantik. Beberapa koran lokal khususnya Sinar Indonesia Baru SIB terbukti dalam pemilihan katanya ada kesalahan dalam ejaan, morfologi, semantik dan sintaksisnya, diantaranya terdapat pada berita yang berjudul Pertama, 4 Rumah Terbakar di Jalan Jermal VI Medan Denai. Kedua, Sekira 300 Warga Asal Palas Terdeteksi Mengidap HIV Aids. Ketiga, Warga Secanggang Kecewa Proyek Air Bersih Dikutip Biaya Rp 100 PerKK. Permasalahan yang mendasar dalam penelitian ini adalah sebagai berikut a Bagaimana bentuk kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan simantik yang terdapat di dalam berita Sinar Indonesia Baru SIB yang telah ditentukan? b Bagaimana bentuk perbaikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam berita Sinar Indonesia Baru SIB yang telah ditentukan? Kesalahan berbahasa adalah penggunaan bahasa baik secara lisan maupun tertulis yang menyimpang dari kaidah tata bahasa Indonesia. Sedangkan pengertian analisis kesalahan berbahasa yaitu suatu prodesur kerja yang biasa digunakan oleh peneliti atau guru bahasa, yang meliputi kegiatan mengumpulkan sampel kesalahan, mengidentifikasi kesalahan yang terdapat dalam sampel, menjelaskan kesalahan tersebut, mengklasifikasi kesalahan itu, dan mengevaluasi taraf keseriusan kesalahan itu. Maulidiah dkk 2017 analisis kesalahan berbahasa sebaiknya memperhatikan menganalisis wacana yang ada secara keseluruhan sehingga tidak terjadi tumpang tindih makna. Chilton dalam Barus, 2010; berita adalah laporan mengenai peristiwa yang penting diketahui masyarakat dan juga peristiwa yang semata-mata menarik kerena berhubungan dengan hal yang 220 Khairun Nisa, Analisis Kesalahan Berbahasa Listini, Pengaruh Media Artikel Available online at ISSN 2549–5305 print, ISSN 2579–7379 online menarik dari seseorang atau sesuatu dalam situasi yang menarik. Jadi, analisis kesalahan berbahasa pada berita merupakan kegiatan mengidentifikasi kesalahan dalam penggunaan bahasa yang menyimpang dari norma kaidah tata bahasa Indonesia pada berita melalui media surat kabar. Kesalahan berbahasa pada berita dapat dilihat dari ejaan bahasa Indonesia, morfologi, semantik dan sintaksis. Ejaan adalah tata cara penggunaan bahasa indonesia baik lisan maupun tulisan sesuai norma kaidah bahasa indonesia yang telah ditetapkan. Ejaan yang berlaku pada saat ini adalah Ejaan Bahasa Indonesia. Agar bahasa indonesia yang di komunikasikan benar dan baik maka kita perlu menggunakan pedoman atau acuan dalam tulisan dan lisan dalam berkomunikasi, oleh karena itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan peraturan dalam penyempurnaan bahasa indonesia dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Kesalahan ejaan yang sering dilakukan dalam penulisan berita adalah kesalahan penggunaan tanda titik, tanda titik dua, tanda koma, tanda hubung, garis bawah, huruf kapital, huruf tebal, dan penulisan lambang bilangan. Secara etimologi kata morfologi berasal dari kata morf yang berartibentuk dan kata logi yang berarti ilmu. Jadi, secara harfiah kata morfologi berarti ilmu mengenai bentuk. Di dalam kajian linguistik, morfologi berarti cabang ilmu bahasa yang seluk-beluk bentuk kata dan perubahannya serta dampak dari perubahan itu terhadap arti makna dan kelas kata. Menurut Ramlan dalam Chaer, 2008 pengertian morfologi adalah bagian dari ilmu bahasa yang mempelajari seluk beluk bentuk kata serta perubahan bentuk kata serta perubahan bentuk kata terhadap arti dan golongan kata. Proses morfologi ialah proses pembentukan kata – kata dari satuan lain yang merupakan bentuk dasarnya. Dalam Bahasa Indonesia terdapat tiga proses morfologi, ialah proses pembubuhan afiks afiksasi, proses pengulangan reduplikasi, dan proses pemajemukan pemajemukan. Disamping tiga proses morfologi tersebut, dalam bahasa Indonesia sebenarnya masih ada satu proses lagi yang disebut zero. Proses ini hanya meliputi sejumlah kata tertentu, ialah kata – kata makan, minum, minta, dan mohon, yang semuanya termasuk golongan kata verbal yang transitif. Kalimat sintaksis adalah tataran lingustik atau bahasa terkecil yang merupakan kesatuan pikiran Widjono 2007. Manaf 2009 lebih menjelaskan dengan membedakan kalimat menjadi bahasa lisan dan bahasa tulis. Dalam bahasa lisan, kalimat adalah satuan bahasa yang mempunyai ciri sebagai berikut 1 satuan bahasa yang terbentuk atas gabungan kata dengan kata, gabungan kata dengan frasa, atau gabungan frasa dengan frasa, yang minimal berupa sebuah klausa bebas yang minimal mengandung satu subjek dan predikat, 2 satuan bahasa itu didahului oleh suatu kesenyapan awal, diselingi atau tidak diselingi oleh kesenyapan antara dan diakhiri dengan kesenyapan akhir yang berupa intonasi final, yaitu intonasi berita, tanya, intonasi perintah, dan intonasi kagum. Dalam bahasa tulis, kalimat adalah satuan bahasa yang diawali oleh huruf kapital, diselingi atau tidak diselingi tanda koma ,, titik dua , atau titik koma ;, dan diakhiri dengan lambang intonasi final yaitu tanda titik ., tanda tanya ?, atau tanda seru !. Metode Penelitian Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yaitu berupa kata-kata maupun kalimat. Dalam penelitian kualitatif kegiatan penyediaan data merupakan kegiatan yang berlangsung secara simultan dengan kegiatan analisis data. Analisis kualitatif fokusnya pada penunjukan makna, deskripsi, penjernihan, dan penempatan data pada konteksnya masing-masing dan sering kali melukiskannya dalam bentuk kata-kata daripada angka-angka Mahsun, 2005. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah surat kabar harian Sinar Indonesia Baru SIB edisi Desember 2017 dan mengalami kesalahan berbahasa bidang ejaan, morfologi, semantik dan sintaksis. Data dalam penelitian ini menggunakan data kualitatif, yaitu data Jurnal Bindo Sastra 2 2 2018 218–224 221 Available online at ISSN 2549–5305 print, ISSN 2579–7379 online yang terkumpul berupa kata dan kalimat yang merupakan kesalahan berbahasa bidang ejaan, morfologi, semantik dan sintaksis pada surat kabar harian Sinar Indonesia Baru SIB edisi Desember 2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Hal tersebut karena objek dalam penelitian ini merupakan kata dan kalimat yang terdapat pada surat kabar Sinar Indonesia Baru SIB edisi Desember 2017. Teknik simak Mahsun 2005 menjelaskan teknik simak adalah suatu metode yang dilakukan untuk memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa. Teknik ini digunakan untuk menyimak penggunaan bahasa tulis yang mengandung kesalahan berbahasa bidang pada surat kabar Sinar Indonesia Baru SIB edisi Desember 2017. Teknik catat Teknik catat adalah teknik yang menyediakan data dengan mencatat data-data yang diperoleh. Teknik catat yang digunakan yaitu mencatat kata atau kalimat yang merupakan bentuk kesalahan berbahasa bidang ejaan, morfologi, semantik dan sintaksis pada surat kabar Sinar Indonesia Baru SIB edisi Desember 2017. Setelah data terkumpul langkah selanjutnya adalah menganalisis data dengan kajian kesalahan berbahasa bidang ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik pada surat kabar Sinar Indonesia Baru SIB edisi Desember 2017. Selanjutnya, dalam menganalisis kesalahan ejaan dalam penulisan berita adalah kesalahan penggunaan tanda titik, tanda koma, tanda hubung, huruf kapital, dan lain-lain. Kemudian, kesalahan pada bidang morfologi dapat diketahui dari kesalahan penggunaan bentuk kata dalam wacana yang tidak sesuai. Kesalahan bidang semantik dapat diketahui dari kesalahan penggunaan makna kata dalam wacana yang tidak sesuai. Sedangkan, Kesalahan bidang sintaksis dapat diketahui melalui kesalahan dalam menyusun frase, klausa, penggunaan kalimat tidak logis dan penggunaan kalimat efektif. Hasil dan Pembahasan 1. Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Berita ā€œ4 Rumah Terbakar di Jalan Jermal VI Medan Denaiā€œ. a. Kesalahan Ejaan Paragraf ke-2 Kesalahan informasi yang dihumpun SIB di lokasi, yang pertama mengetahui adanya kebakaran itu adalah tetangga korban, Ibu Punar 63 dan Poniman 51 warga Jalan Jermal, dimana keduanya saat itu melintas di depan rumah Suheri dan melihat kepulan asap tebal, serta api merembet ke rumah lainnya. Perbaikan setelah kata Jalan Jermal seharusnya menggunakan tanda titik agar lebih jelas tempat pemberhentian tanda tersebut, tidak seluruhnya menggunakan tanda koma. Paragraf ke-8 Kesalahan ā€œtidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Untuk kerugian materi masih kita lakukan perincian. Sedangkan penyebab kebakaran itu masih dalam penyelidikan,ā€ ujarnya. Perbaikan saat tanda kutip digunakan maka tanda koma di akhir tanda kutip harus ditulis sesudah tanda kutip kemudian diikuti tanda koma. Seperti ā€œtidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Untuk kerugian materi masih kita lakukan perincian. Sedangkan penyebab kebakaran itu masih dalam penyelidikanā€, ujarnya. b. Kesalahan Morfologi Paragraf ke-5 Kesalahan kata ā€œberhaburanā€ merupakan kesalahan 222 Khairun Nisa, Analisis Kesalahan Berbahasa Listini, Pengaruh Media Artikel Available online at ISSN 2549–5305 print, ISSN 2579–7379 online Perbaikan seharusnya ditulis menjadi ā€œber-hambur-an = berhamburanā€ Kesalahan ā€œ tak lama ā€ Perbaikan seharusnya ditulis ā€œtidak lamaā€ Kesalahan Kesalahan penulisan kata ā€œke 4 ā€œ Perbaikan penulisannya harus ditulis dengan huruf bukan angka sehingga penulisannya yang benar menjadi ā€œkeempatā€ Paragraf ke-6 Kesalahan kata ā€œmemintaiā€ Perbaikan dapat diubah menjadi ā€œmemintaā€ Paragraf ke-7 Kesalahan kata ā€œBarangbuktiā€ merupakan kesalahan Perbaikan seharusnya ditulis secara terpisah menjadi ā€œbarang buktiā€ Kesalahan kata ā€œpolice lineā€ Perbaikan jika dalam tulisan menggunakan bahasa asing maka penulisannya harus menggunakan huruf miring seperti ā€œpolice lineā€ c. Kesalahan Semantik Paragraf ke-1 Kesalahan kata ā€œSi jago merahā€ memiliki ungkapan yang berbeda dengan semestinya atau ada makna yang tersembunyi. Perbaikan Kata ā€œsi jago merahā€ mengandung makna yang berarti ā€œapiā€. Sehingga seharusnya ditulis menjadi ā€œapiā€. d. Kesalahan Sintaksis Paragraf ke- 2 Kesalahan informasi yang dihumpun SIB di lokasi, yang pertama mengetahui adanya kebakaran itu adalah tetangga korban, Ibu Punar 63 dan Poniman 51 warga Jalan Jermal,dimana keduanya saat itu melintas di depan rumah Suheri dan melihat kepulan asap tebal, serta api merembet ke rumah lainnya. Perbaikan Informasi yang dihimpun oleh SIB dari lokasi bahwa yang pertama kali mengetahui adanya kebakaran tersebut adalah tetangga korban yaitu Ibu Punar 63 dan Bapak Poniman 51. Dimana keduanya saat melintas di depan rumah Suheri, melihat kepulan asap serta api yang merembet ke rumah lainnya. 2. Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Berita ā€œSekira 300 Warga Asal Palas Terdeteksi Mengidap HIV Aidsā€œ. a. Kesalahan Ejaan Paragraf ke- 4 Kesalahan ā€œkita sangat khawatir populasi dampak penyakit itu,ā€ kata Perbaikan tanda koma di dalam tanda kutip seharusnya berada di luar tanda kutip dan yang benar adalah ā€œkita sangat khawatir populasi dampak penyakit ituā€, kata dr. Yanda. b. Kesalahan Morfologi Judul Berita Kesalahan Sekira 300 Warga Asal Palas Terdeteksi Mengidap HIV Aids. Perbaikan Sekitar 300 Warga Asal Palas Terdeteksi Mengidap HIV Aids. Paragraf ke-5 Kesalahan me-nular-kan = menularkan Perbaikan ter-tular = tertular , penggantian bentuk kata akan mempermudah pemahaman pembaca. c. Kesalahan Semantik Paragraf ke-7 Kesalahan ..... partisipasi untuk menekan angka HIV Aids di Palas. Perbaikan kata ā€œmenekan angkaā€ mengandung makna yang tersirat dan kadang sulit dimengerti oleh pembaca. Karena itu sebaiknya kata tersebut dapat diganti dengan ā€œmengurangiā€ sehingga kalimatnya menjadi ā€œ..... partisipasi untuk mengurangi penderita HIV Aids di Palas. Jurnal Bindo Sastra 2 2 2018 218–224 223 Available online at ISSN 2549–5305 print, ISSN 2579–7379 online d. Kesalahan Sintaksis Paragraf ke-2 Kesalahan total angka warga palas sebagai penderita HIV Aids itu dikutip pihaknya mulai dari tahun 2012 hingga 2017 ini. Perbaikan total angka warga palas sebagai penderita HIV Aids itu dikutip pihaknya mulai dari tahun 2012 hingga tahun 2017. Paragraf ke- 5 Kesalahan Di wilayah Palas, dikatakan Kadinkes Palas Hj. Leli Rahmayulis Siregar, ada sekitar 6 orang penderita HIV Aids itu. Perbaikan Kadinkes Palas Hj. Leli Rahmayulis Siregar mengatakan bahwa di wilayah Palas ada sekitar 6 orang penderita HIV Aids. Kesalahan ā€œada sekitar 6 orang penderita HIV Aids itu. Keenam orang itu hingga saat ini, sedang dalam pengawasan oleh pihaknya. Supaya tidak menularkan tersebut kepada masyarakat luas. Perbaikan ā€œada sekitar 6 orang penderita HIV Aids itu. Keenam orang itu hingga saat ini sedang dalam pengawasan oleh pihaknya, agar masyarakat luas tidak tertular. 3. Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Berita ā€œ Warga Secanggang Kecewa Proyek Air Bersih Dikutip Biaya Rp 100 PerKK ā€œ. a. Kesalahan Ejaan Paragraf ke-5 Kesalahan banyak menghilangkan tanda koma pada kalimat ā€œSedangkan proyek tersebut berasal dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Langkat hanya saja ia tidak mengetahui nilai proyek tersebutā€. Perbaikan ā€œSedangkan proyek tersebut berasal dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Langkat, hanya saja ia tidak mengetahui nilai proyek tersebutā€. Paragraf ke-6 Kesalahan masing masing Perbaikan masing-masing, seharusnya menggunakan tanda penghubung jika kata katanya diulang. Kesalahan kami membebankan biaya untuk fotocopy KTP KK dan materai itu. Perbaikan kami membebankan biaya untuk fotocopy KTP, KK, dan materai itu. b. Kesalahan Morfologi Judul berita Kesalahan Rp 100 PerKK Perbaikan Rp 100 Ribu Per KK Paragraf ke-6 Kesalahan permukinan Perbaikan permukiman Paragraf ke-8 Kesalahan didampingi Perbaikan di-damping-i = didampingi c. Kesalahan Sintaksis Paragraf ke-2 Kesalahan ā€œMenurut Aril salah seorang warga Desa Jaringhalus mengatakan atas pengutupan itu mereka akan mengadukan permasalahan itu ke Polsek Secanggang seta mengadukan masalah itu keDPRD Langkatā€. Perbaikan ā€œAril yang merupakan salah seorang warga Desa Jaringhalus mengatakan atas pengutipan itu, mereka akan mengadukan permasalahan itu ke Polsek Secanggang seta ke DPRD Langkatā€. Paragraf ke-6 Kesalahan Karenanya, kami membebankan biaya untuk fotocopy KTP KK dan materai itu warga masing-masing. Perbaikan Karenanya, kami membebankan biaya kepada masing-masing warga untuk fotocopy KTP KK dan materai. Simpulan Di dalam surat kabar terdiri dari beberapa berita yang tentunya dalam satu berita dapat ditemukan kesalahan 224 Khairun Nisa, Analisis Kesalahan Berbahasa Listini, Pengaruh Media Artikel Available online at ISSN 2549–5305 print, ISSN 2579–7379 online berbahasa bidang ejaan, morfologi, semantik dan sintaksis. Berdasarkan hasil analisis kesalahan berbahasa bidang ejaan, morfologi, semantik dan sintaksis pada surat kabar Sinar Indonesia Baru SIB edisi Desember 2017, dapat disimpulkan bahwa terdapat bentuk kesalahan berbahasa antara lain pertama, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ā€œ4 Rumah Terbakar di Jalan Jermal VI Medan Denaiā€œ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi enam kesalahan, semantik dua kesalahan dan sintaksis satu kesalahan. Kedua, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ā€œSekira 300 Warga Asal Palas Terdeteksi Mengidap HIV Aids ā€œ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak satu kesalahan, bidang morfologi dua kesalahan , semantik satu kesalahan , dan sintaksis tiga kesalahan. Ketiga, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita ā€œWarga Secanggang Kecewa Proyek Air Bersih Dikutip Biaya Rp 100 PerKK ā€œ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi tiga kesalahan, dan sintaksis dua kesalahan. DAFTAR PUSTAKA Barus, S. W. 2010. Jurnalistik Petunjuk Teknik Menulis Berita. Jakarta Erlangga. Chaer, A. 2008. Morfologi Bahasa Indonesia Pendekatan Proses. Jakarta Rineka Cipta. Mahsun. 2005. Metode Penelitian Bahasa Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta Rajawali Pers. Manaf, N. A. 2009. Sintaksis dan Terapannya dalam Bahasa Indonesia. Padang Sukabina Press. Maulidiah, R. H., Nisa, K., & Nasution, W. N. A. 2017. Problematika Menganalisis Wacana Secara Tekstual Dan Kontekstual Mahasiswa Fkip Una. Jurnal Bindo Sastra, 12, 95–102. Widjono. 2005. Bahasa Indoneisa Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Jakarta PT. Gramedia Widiasarana. ... Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ialah teknik simak dan catat. Teknik simak merupakan cara pengumpulan data dengan cara menyimak penggunaan bahasa Nisa, 2018. Ada pun penggunaan teknik simak agar peneliti dapat mengeksplorasi data yang akan di analisis. ...Viona Ainun Rizki As SidiqSlamet TriyadiWienike Dinar PratiwiTulisan ini menyajikan analisis struktur dan unsur berita serta relevansinya sebagai bahan ajar teks berita kelas VIII. Tujuannya guna mengetahui struktur berita, unsur-unsur berita yang terdapat dalam berita bencana alam pada media online periode Januari-Maret 2022, dan mengetahui relevansi hasil analisis kelengkapan unsur-unsur berita pada media online sebagai bahan ajar teks berita kelas VIII. Peneli menerapkan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Subjek pada penelitian ini ialah berita pada media online Objek dalam penelitian yakni kelengkapan struktur dan unsur-unsur berita bencana alam pada media online periode Januari-Maret 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis dari 30 berita bencana alam pada media online memiliki struktur berita yang lengkap terdiri dari; judul, teras berita, tubuh berita, dan akhir berita, terdapat sepuluh berita memiliki unsur 5W+1H sedangkan dua puluh berita lainnya tidak memiliki kelengkapan unsur 5W+1H dalam beritanya. Selain itu, hasil penelitian akan direlevansikansebagai bahan ajar berupa handout teks berita kelas VIII. Handout dibuat berdasarkan Kompetensi Dasar KD teks berita kelas VIII yang terdapat dalam kurikulum 2013.... Menurut Rahardi Nisa, 2018 Frasa adalah satuan gramatikal yang berupa gabungan kata dan kata itu bersifat nonpredikatif. Menurut Cook, Elson, dan Pickett Tarigan, 2009 frasa adalah satuan linguistik yang secara potensial merupakan gabungan dua kata atau lebih yang tidak mempunyai ciri-ciri klausa. ...Ai RismaSiti AisyahThis study aims to describe the use of endocentric and exocentric phrases in the news ā€œKapolri Larang Polisi Tilang Manualā€ in the digital newspaper October 2022 edition. The descriptions in this study include, patterns and forms of endocentric and excocentric phrases. This research conducts a qualitative descriptive method. The data is gained from the news ā€œKapolri Larang Polisi Tilang Manualā€ in the digital newspaper October 2022 edition. All of endosentric and excocentric phrases from the news ā€œKapolri Larang Polisi Tilang Manualā€ in the digital newspaper October 2022 edition were the object this study. The data collection techniques that used in this study are reading and note-taking techniques. The data analysis technique is descriptive analysis technique. The result of this research is that the phrase has various types in it. This study analyzes endocentric and exocentric phrases. The results showed that there were three types of endocentric phrases, namely coordinating endocentric phrases, attributive endocentric phrases and appositive endocentric phrases. The study found two types of exocentric phrases with two types, namely directive exocentric phrases and non-directive exocentric phrases. This research is useful in developing syntactic theory about phrases, especially endocentric and exocentric phrases, and could increase knowledge about types of phrases.... Morfologi merupakan ilmu bahasa yang membahas tentang morfem dan bagaimana morfem membentuk kata-kata dalam Nafinuddin, 2020. Pendapat tersebut sejalan dengan Nisa, 2018, yang menuturkan bahwa proses morfologi adalah penyusunan berbagai unit kata yang membentuk bentuk dasar. Morfologi terdiri dari tiga proses pertama adalah afiksasi afiksasi; yang kedua adalah pengulangan reduplikasi; dan yang ketiga adalah pemajemukan majemuk. ...Putri Ayu Tarwiyati Atiqa SabardilaMasih banyak ditemukan kesalahan penggunaan tata bahasa pada karangan siswa kelas VIII F SMP Negeri 2 Kayen Kabupaten Pati, seperti ejaan, fonologi, morfologi, sintaksis, serta semantik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan-kesalahan tata bahasa dalam karangan siswa SMP kelas VIII F dalam hal ejaan, fonologi, morfologi, sintaksis, serta semantik untuk meminimalkan sekaligus mengatasi terjadinya kesalahan di waktu mendatang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VIII F SMP Negeri 2 Kayen Kabupaten Pati. Sumber data dari penelitian ini berupa karangan siswa kelas VIII F SMP Negeri 2 Kayen Kabupaten Pati. Data dalam penelitian ini berupa kata dan kalimat dalam karangan karya siswa kelas VIII F SMP Negeri 2 Kayen Kabupaten Pati. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik tes, teknik simak, dan teknik catat. Selanjutnya data-data yang diperoleh divalidasi menggunakan teknik triangulasi melalui analisis interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam karangan siswa ditemukan kesalahan berbahasa dalam lima bidang, yaitu meliputi bidang ejaan yang mencapai 40 57,14% kesalahan, bidang fonologi mencapai 8 11,42% kesalahan, bidang morfologi mencapai 10 14,28% kesalahan, bidang sintaksis mencapai 9 12,85% kesalahan, dan bidang semantik mencapai 3 4,28% kesalahan. Jenis kesalahan berbahasa yang paling banyak ditemukan yaitu dalam bidang ejaan yang mencapai 40 57,14% kesalahan.... Morfem merupakan satuan terkecil dari kata yang sudah tidak bisa dibagi lagi. Menurut Nisa, 2018 morfologi adalah bagian dari ilmu bahasa yang mempelajari seluk beluk bentuk kata serta perubahan bentuk kata serta perubahan bentuk kata terhadap arti dan golongan kata. Dapat pula morfologi dikatakan sebagai ilmu yang mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu, baik fungsi leksikal maupun fungsi gramatikal Chaer, 2015. ... Almajid, Witriana, Meita ArdyaThis study aims to describe the writing errors that are in the media especially the affixation section and then can be corrected in the future. This study is categorized as a qualitative study using descriptive methods by analyzing error data and then presented in the form of describing data analysis. The data collection technique was conducted in the study of literature and documentation by photographing, listening, and taking notes. Content analysis technique is used to describe errors in depth. The analysis found three types of affixation errors, the first prefix there were 12 errors. Both suffixes have 7 errors. Third Confix, there are 19 errors. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk dapat mendiskripsikan kesalahan tulisan yang berada pada media khususnya bagian afiksasi untuk kemudian dapat diperbaiki kedepanya. Penelitian ini dikategirkan sebagai penelitian kualitatif dengan menggunakan Metode deskriptif dengan cara menganalis data kesalahan kemudian disajikan dalam bentuk memaparkan analisis data. Teknik pengambilan data dilakukan stdudi pustaka dan dokumentasi dengan cara memotret, simak, dan mencatat. Teknik analisis isi digunakan untuk mendeskripsikan kesalahan secara mendalam. Hasil analisis ditemukan tiga jenis kesalahan afiksasi yang pertama prefiks terdapat 12 kesalahan. Kedua sufiks terdapat 7 kesalahan. Ketiga Konfiks terdapat 19 kesalahan. Kata Kunci Bahasa, Kesalahan afiksasi... Permasalahan terkait kesalahan pemakaian ejaan yang dilakukan siswa perlu diperbaiki dengan mencari tahu bentuk-bentuk kesalahan dan penyebabnya melalui kegiatan analisis. Menurut Nisa 2018, analisis kesalahan merupakan tata cara yang berupa pengumpulan sampel, identifikasi, pemaparan kesalahan, pengklasifikasian kesalahan, dan evaluasi yang dimanfaatkan peneliti. Kesalahan yang dialami siswa dapat diminimalisir apabila guru mengetahui penyebab kesalahan tersebut. ...Niky Putri PratamaSutansi Sutansi Titis Angga RiniThis study aims to describe the form of spelling errors and the causes of these errors. The focus of the research was on errors in the use of capital letters and periods. The form of spelling errors was analyzed from the results of an essay made by class II students of the Education Unit of SDN Karangsari 1 Blitar City. This research used qualitative research with descriptive method. Based on research on 26 students, it was found that the forms of spelling errors which include errors in the use of capital letters as many as 390 items and errors in the use of periods as many as 110 items. The forms of errors in the use of capital letters found were 1 on the first letter of the title element of the essay, 2 on the first letter of the beginning of the sentence, 3 on the first letter of the person's name element, 4 on the first letter of the day's name, 4 in the middle of the sentence. The forms of errors in the use of periods found were 1 in the middle of the sentence, 2 at the end of the title of the essay, and 3 not used at the end of the statement sentence. The causes of these errors were 1 lack of understanding of students regarding the use of spelling correctly, 2 lack of accuracy of students in writing essays, 3 less accustomed to writing using correct spelling, and 4 traditional learning methods. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan penggunaan ejaan beserta penyebab terjadinya kesalahan tersebut. Fokus penelitian dilakukan pada kesalahan penggunaan huruf kapital dan tanda titik. Bentuk kesalahan penggunaan ejaan tersebut dianalisis dari hasil karangan siswa kelas II UPT Satuan Pendidikan SDN Karangsari 1 Kota Blitar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 26 siswa, ditemukan sebanyak 390 butir kesalahan penggunaan huruf kapital dan sebanyak 110 butir kesalahan penggunaan tanda titik. Bentuk kesalahan penggunaan huruf kapital yang ditemukan yaitu 1 pada huruf pertama unsur-unsur judul karangan, 2 pada huruf pertama awal kalimat, 3 pada huruf pertama unsur nama orang, 4 pada huruf pertama nama hari, 4 pada tengah-tengah kalimat. Bentuk kesalahan penggunaan tanda titik yang ditemukan yaitu 1 pada tengah kalimat, 2 di akhir judul karangan, dan 3 tidak digunakan di akhir kalimat pernyataan. Penyebab kesalahan tersebut adalah 1 kurangnya pemahaman siswa mengenai penggunaan ejaan dengan benar, 2 kurangnya ketelitian siswa dalam menulis karangan, 3 kurang dibiasakan menulis dengan menggunakan ejaan yang benar, dan 4 metode pembelajaran yang masih EfendiAzzahra Putri HermayaLisa FerinaSurya SuryaThe background of this research is the discovery of errors in the Indonesian language in online news writing. The most obvious error is at the syntax level. Therefore, this study aims to explain the form of language errors in the field of syntax contained in the online news portal Sindonews in the editorial news text entitled "Politics Getting Hot". This study uses a qualitative method with a descriptive approach. To obtain data, the observation technique was chosen as a data collection method. Furthermore, the data were analyzed using the distribution method. The results of the research regarding the analysis of language errors in the field of syntax contained in the editorial news include errors in coherence, borrowed words, sentence effectiveness, unity, and sentence logic that do not match. This study reinforces the paradigm that online news portals ignore the principles of Indonesian language KafrinaBeberapa dekade lalu, berita disampaikan dari mulut ke mulut atau melalui media cetak. Namun pada era digital saat ini, berita tidak hanya dapat disampaikan melalui media cetak, namun juga dapat disampaikan melalui media elektronik. Baik berita pada media cetak maupun media elektronik terkadang ditemui kekeliruan dalam penggunaan kata. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kata pada salah satu pemberitaan tentang Covid 19 yang terdapat pada situs resmi Kemenkes RI. Data berupa teks diolah dengan pendekatan normalisasi dan tokenisasi untuk melihat jumlah kata pada berita yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan kata pedulilindungi aplikasi dan aktivitas merupakan kata yang paling banyak digunakan pada halaman Kemenkes RI. Kata tersebut digunakan sebanyak 16 kali. Untuk penggunaan kata penghubung, kata penghubung yang banyak digunakan yaitu di, untuk, dan dan. Penelitian juga menunjukkan bahwa masih ada penggunaan kata yang tidak AspiaDiny Mar’ah HanifahIndonesian as the language of unity and national identity must be upheld, namely by learning and using good and correct Indonesian. However, we often encounter language errors in newspapers, especially news on social media. The purpose of this study is 1 to describe language errors in terms of spelling, morphology and semantics contained in news; 2 to provide corrections for language errors in terms of spelling, morphology and semantics contained in news. This research is a descriptive qualitative research. The data collection technique used in this study is the observation and note taking technique. The use of the listening technique is carried out by listening to the data on the use language and the note taking technique is carried out with what forms of language errors are made and analyzing according to the form of the error. The results of the analysis of the analysis of language errors in news October 2022 edition can be concluded that there is a form of error in the news title 10 Sacks of CD Allegedly Pilgrims Scattered in Nagara Padang Ciwidey Here there is ambiguity in the choice of words for the news title, error standard word, spelling errors, punctuation errors, affix errors and capitalization AmaliaNeng Desi NurhayaniPenelitian ini membahas tentang berbagai kesalahan Ejaan dan Tanda Baca yang bertujuan untuk menganalisis 1 kesalahan penggunaan tanda baca, 2 kesalahan pada Ejaan, 3 kesalahan dalam Imbuhan, 4 kesalahan dalam singkatan kata. Surat kabar edisi Oktober 2022. Untuk memfokuskan penelitian maka peneliti memilih salah satu judul artikel yang berada dalam surat kabar tersebut. Penelitian ini menggunakan deskritif kualitatif dengan menggunakan. Teknik pengumpulan data yaitu mencari surat kabar dan membacanya. Intrumen dalam penelitian ini yaitu dengan keterangan titik keselahannya serta perbaikannya. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan membaca, mengidentifikasi serta menandai kesalahan, menganalisis dan menyimpulkannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan bahasa dan ejaan bahasa Indonesia pada salah satu judul berita dalam surat kabar sebanyak 11 kesalahan, kesalahan penggunaan kata penghubung dan imbuhan 2, kesalahan dalam kata akronim 1, kesalahan dalam Ejaan 3, kesalahan dalam penggunaan kalimat tidak baku 3, Kesalahan pemborosan kata 2Jurnalistik Petunjuk Teknik Menulis BeritaS W BarusBarus, S. W. 2010. Jurnalistik Petunjuk Teknik Menulis Berita. Jakarta Penelitian Bahasa Tahapan StrategiMahsunMahsun. 2005. Metode Penelitian Bahasa Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta Rajawali dan Terapannya dalam Bahasa IndonesiaN A ManafManaf, N. A. 2009. Sintaksis dan Terapannya dalam Bahasa Indonesia. Padang Sukabina Indoneisa Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan TinggiWidjonoWidjono. 2005. Bahasa Indoneisa Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Jakarta PT. Gramedia Widiasarana.

Tujuan 1. Untuk mengetahui istilah dari public speaking. 2. Untuk membantu mengurangi rasa percaya diri di depan umum. 3. Untuk mengetahui persiapan yang dibutuhkan agar tampil dengan yakin di depan umum. 4. Untuk menambah pengetahuan tentang tehnik-tehnik menjadi public speaking yang disertai dengan komunikasi yang efektif.
Kesalahan berbahasa tataran morfologi pada laman berita masih banyak dijumpai, khususnya pada laman Kompasiana. Padahal laman tersebut dibaca oleh cukup banyak orang. Tentu ini akan berpengaruh pada kemampuan pembaca dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa dan pembenarannya pada tataran morfologi. Sumber data dalam penelitian ini adalah laman artikel Kompasiana yang diterbitkan pada bulan November 2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan menggunakan teknik simak catat serta analisis data. Teknik analisis data berupa reduksi data, sajian data dan penarikan simpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan dalam tataran morfologi paling banyak ditemukan pada afiksasi yang belum sesuai PUEBI dan penulisan kata baku yang belum mengacu Kamus Besar Bahasa Indonesia. Adapun hasil data menunjukkan setidaknya terdapat tujuh kesalahan afika... Penelitianini berfokus pada penggunaan bahasa empat koran nasional (yaitu koran Kompas, Sindo, Media Indonesia, dan Republika) yang terbit pada tanggal 22-24 Oktober 2015. Penelitian ini dilakukan pada kegiatan Bulan Bahasa tahun 2015 di SMPK PENABUR Cirebon.
Tujuan penelitian ini adalah 1 untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam surat kabar Sindo; 2 untuk memberikan perbaikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam berita Sindo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak untuk memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa dan teknik catat untuk mencatat kata atau kalimat untuk dianalisis. Hasil analisis mengenai analisis kesalahan berbahasa pada berita koran Sindo dapat disimpulkan bahwa terdapat bentuk kesalahan berbahasa pada bidang ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik. To read the file of this research, you can request a copy directly from the has not been able to resolve any citations for this has not been able to resolve any references for this publication.
Saleh G. 2018. Kampanye Hitam Pilgub DKI 2017: Analisis Wacana van Dijk pada Meme di Media Sosial. Jurnal Studi Komunikasi, 2(3). 322-339 doi: 10.25139/jsk.v2i3.827 Saraswati, A. 2017. ā€œWacana Pencitraan Ahok dan FPI Dalam Pemberitaan Media Online Kompasiana.Com Pada Kasus-Kasus Dugaan ā€˜Penistaan Agamaā€ Tesis.

TUGAS9 ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA. TUGAS 9. ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM PAPAN NAMA DAN KAIN RENTANG. 1. Pada gambar di samping tepatnya pada kata mandiri syariah. Kata tersebut merupakan kesalahan penulisan huruf kapital. Kesalahan dari segi ini terdapat pada kata mandiri. Digambar tersebut

yuliastuti nany (1996) analisis kecenderungan perubahan penggunaan lahan di kawasan jalan arteri semarang. documentation. fakultas teknik. solichin, anhar (1996) analisis pemberian "fish credit" pada bakul ikan ancgota kud mina di pantai
Kamimengumpulkan soal dan jawaban dari TTS Teka Teki Silang populer yang biasa muncul di koran Kompas Jawa Pos koran Tempo dll. Terjemahan untuk belalai gajah dalam kamus bahasa Inggris gratis dan banyak terjemahan bahasa Inggris lainnya. Sistem kami menemukan 25 jawaban utk pertanyaan TTS gajah inggris.
A AD, DURUNNAFIS and Muzahar, Muzahar and Wiwin Kusuma Atmaja, Putra (2021) PENGARUH PENGGUNAAN OVAPRIMĀ® DENGAN DOSIS BERBEDA PADA PEMIJAHAN SIPUT GONGGONG (Laevistrombus turturella). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji. AGUNG, WALUYO and ADITYA HIKMAT, NUGRAHA and WAHYU, MUZAMMIL (2021) Ditahun 2020, usia penulis sudah lebih 50 tahun, sewaktu masih kecil, penulis pernah mengalami pendidikan Islam yang ketat di Madrasah (sampai dengan Madrasah Tsanawiyah (MTs) setara dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP)). (plinplan) dan kesalahan dalam ayat2 Al Quran, misalnya dalam hal: 1 Tentang Penciptaan Alam Semesta, .